Ketika sedang bersih-bersih, Upin Ipin tiba-tiba memotret kak Ros yang kemudian bertanya dari mana mereka mendapatkan kamera tersebut. Rupanya, Upin dan Ipin meminjamnya. Kamera tersebut merupakan kamera polaroid yang hasilnya langsung keluar. Kak Ros dipuji Upin dan Ipin karena fotonya terlihat cantik. Kak Ros mengatakan bahwa dirinya memang cantik. Upin dan Ipin kemudian ingin ke rumah Susanti untuk mengembalikan kamera. Kak Ros yang tahu bahwa mereka akan keluar meminta mereka untuk berbelanja. Ia memberikan uang yang kembaliannya bisa mereka gunakan untung jajan. Sayangnya, hanya Ipin yang bisa jajan, sementara Upin harus membawa belanjaan yang berat.

 

Di perjalanan, mereka bertemu dengan Jarjit yang sedang melihat tanda silang putih. Menurutnya, tanda tersebut berarti kita tidak boleh menganggu karena jika mengganggu, akan diganggu oleh makhluk lain. Upin dan Ipin tidak percaya hingga ingin menyentuh tanda silang tersebut. Jarjit panik dan langsung mencegahnya. Jarjit juga langsung lari. Upin dan Ipin  melanjutkan perjalanannya ke rumah, namun lupa untuk mengembalikan kamera Susanti. Setelah itu, Upin dan Ipin saling kejar-kejaran dan bertemu dengan Jarjit serta Frizzi. Kata Frizzi, Ehsan hilang dan langsung menunjukkan video tentang Ehsan. Upin dan Ipin  melihat bahwa di dalam video tersebut, eksan sedang membersihkan tanda silang yang ada di pohon. Tak lama kemudian, Ehsan hilang. Jarjit kemudian memperingatkan Upin dan Ipin untuk tidak menganggu tanda silang tersebut.

 

Upin dan Ipin justru bilang bahwa Jarjit juga sempat memegang tanda putih itu sehingga Jarjit merasa panik. Upin dan Ipin bersama dengan Frizzi yang tidak lama kemudian juga menghilang sehingga Upin dan Ipin mencarinya. Upin dan Ipin menemukan pohon dengan tanda silang dan mempertanyakan apakah hal ini berhubungan dengan hilangnya Frizzi. Setelah itu, mereka bertemu dengan Susanti dan Mei-Mei, Mei-Mei merasa sangat tidak suka, dengan coretan di dinding. Tak lama kemudian, datang Mail yang membawa cat. Upin dan Ipin  bertanya untuk apa cat tersebut. Menurut Mail, ia ingin mengecat kamarnya. Upin dan Ipin  kemudian ingin mencoba sendiri menghilangkan tanda silang pada pohon tersebut. Namun hal ini dicegah atok yang bilang bahwa ia sudah susah payah menandainya.

 

Upin dan Ipin memberi tahu atok bahwa nenek akan marah jika ada pohon yang dicoret-coret. Namun kata atok, hal ini dikarenakan pohon tersebut perlu dipangkas agar tidak mebahayakan orang lain. Lalu, Upin dan Ipin bertanya bagaimana dengan coretan yang sudah dibuat. Atok menjelaskan pada mereka untuk tidak khawatir karena coretan tersebut menggunakann kapur sehingga akan hilang dengan sendirinya. Upin dan Ipin kemudian menyimpulkan bahwa hilangnya teman-teman mereka bukan karena gangguan makhluk asing. Atok pun langsung memberi tahu, tidak ada yang hilang sambil menunjukkan bahwa teman-teman Upin dan Ipin sedang bermain.

 

Upin dan Ipin kemudian bertanya mengapa teman-temannya hilang. Frizzi mengatakan bahwa ia tadi ingin buang air. Sementara Susanti dan Mei-Mei sempat hilang karena ingin menyelamatkan Kucing. Tiba-tiba Jarjit datang dan memberi tahu Ehsan tersengat lebah. Ehsan mencari-cari ponselnya. Ipin kemudian menyerahkan handphone tersebut. Jarjit panik melihat foto yang ia temukan, di foto tersebut, ada kak Ros serta tanda silang x. Ternyata, tanda silang tersebut dibuat oleh kak Ros sendiri dan ia terjatuh ketika ingin menggunakan paku. Pada malam hari, Upin, Ipin, dan teman-temannya bermain lampion