Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) saat ini mungkin lebih dikenal dengan sebutan BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu hanya sebatas perubahan nama saja dan tidak ada perbuahan berarti atas perubahan yang lainnya.

Dengan mengikuti program Jamsostek maka peserta nantinya akan mendapat perlindungan atas risiko kecelakaan kerjanya. Jika sudah terdaftar sebagai peserta Jamsostek, kamu akan mendapatkan KPJ. Apa itu KPJ? Banyak orang atau peserta yang belum mengetahui apa yang dinamakan dengan KPJ.

Bagi kamu yang belum tahu apa itu KPJ, berikut ini akan dijelaskan pengertian KPJ, manfaat, dan cara mengecek nomornya.

1. Pengertian KPJ

KPJ adalah singkatan dari Kartu Peserta Jamsostek. Saat ini Jamsostek juga dikenal dengan nama BPJS Ketenagakerjaan, jadi bisa juga disebut dengan KPJ BPJS Ketenagakerjaan. Peserta yang memiliki KPJ nantinya akan mendapatkan sebuah jaminan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja.

Nantinya didalam KPJ juga terdapat nomor yang sangat penting sekali, dimana nomor tersebut akan menjadi tanda pengenal kepesertaan kamu. Dengan demikian, sangat penting untuk mengetahui nomor KPJ karena nantinya akan sangat berguna sekali. Namun sayangnya masih banyak peserta yang mengabaikan nomor KPJ tersebut.

2. Cara Cek Nomor KPJ

Kemudian banyak juga peserta yang menanyakan perihal cara cek nomor KPJ. Biasanya hal itu ditanyakan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan baru yang sebelumnya tidak pernah ikut sama sekali kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

Namun pengecekan nomor KPJ ini tidak bisa dilakukan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) maupun peserta BPJS Ketenagakerjaan mandiri seperti pedagang, tukang ojek, petani, nelayan, dan lain sebagainya. Sebab, nomor KPJ hanya tercantum di kartu peserta yang menjadi karyawan sebuah perusahaan.

Mungkin banyak peserta Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mengetahui bagaimana cara mengecek nomor KPJ. Sebab, nomor KPJ sudah tercantum atau terpampang secara jelas dibagian depan kartu kepesertaan Jamsostek maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Perlu diketahui bahwa terdapat sebuah perbedaan antara nomor KPJ yang tercantum di kartu Jamsostek dan kartu BPJS Ketenagakerjaan, meski keduanya sama – sama memiliki nomor 11 digit. Pembeda nomor KPJ pada kedua kartu tersebut juga mudah diingat atau diketahui oleh orang atau peserta baru.

Kartu Jamsostek lama memiliki nomor 11 digit karakter angka dengan adanya salah satu paduan huruf. Sementara nomor KPJ versi baru atau BPJS Ketenagakeraan terdiri atas 11 digit karakter angka dan ada pula NIK.

Perbedaan nomor KPJ juga akan terlihat nanti oleh peserta yang mengikuti program Jaminan Pensiun, dimana nomor KPJ pada program Jaminan Pensiun akan lebih banyak dari nomor KPJ biasa. Karena nomor KPJ pada program Jaminan Pensiun akan ditambah 3 digit angka nol di belakangnya.

3. Manfaat Nomor KPJ

Manfaat nomor KPJ sangat penting karena nomor KPJ tersebut nantinya bisa digunakan oleh peserta untuk beberapa hal terkait kepesertaan BPJS Ketenagakeraan. Nomor KPJ bisa dengan mudah mengatasi hal – hal terkait kepesertaan BPJS Ketenagakeraan seperti :

  • Saat peserta akan mendaftarkan layanan informasi SMS ke 2757.
  • Saat peserta akan membuat akun virtual BPJSTKU.
  • Jika peserta mengalami kehilangan kartu BPJS Ketenagakeraan, maka saat akan mengurus surat kehilangan perlu menyertakan nomor KPJ-nya.

Itulah informasi seputar pengertian KPJ, cara cek nomor KPJ, dan manfaat nomor KPJ. Bagi kamu yang sudah punya KPJ, jaga kartu peserta tersebut dengan baik jangan sampai rusak apalagi rusak.